Memoar Halaman Terakhir
Memoar Halaman Terakhir
Diana Esmeralda Rahma, S.Pd.
Untuk anakku...
Ketika memori mengusik sukma
Ku dengar memoar semerbak
Dari gemerisik daun bambu di halaman belakang
Angin berbisik lembut
Ia bercerita kepadaku
Tentang persahabatanmu
Tentang risau hatimu
Tentang makanan favorit di kantin sekolah
Tentang rencana A sampai Z
Juga tentang rancangan nongkrong yang mungkin meleset
Untuk anakku tersayang...
Ingatkah kau temaram langit sore hari?
Ketika langit tiba-tiba semakin pekat
Awan tak sanggup lagi menampung
Butiran kasih mulai runtuh
Membasahi jiwa-jiwa yang haus pengakuan
dan hamba yang menyimak dengan tabah
Sebagian dirimu memilih bermain bola
Hingga peluit tanda bahaya menganga
Seketika aku ingat
"Anak-anak, jangan bermain hujan. Nanti sakit. Sayangi diri kalian!"
Gurumu..
Dialah orang yang berteriak itu
Orang yang tak terikat darah dengamu
Tapi tak pernah berhenti mendoakan keselamatanmu
Untuk anakku yang sedang berjuang...
Ingatkah langkah kecil nan ragu di depan gerbang sekolah waktu itu?
Kau lambaikan tangan pada orang tuamu
Menapaki jalan menuju masa depan
Di koridor sekolah, kau berlari
Di ruang kelas canda tawamu menari
Kau sedikit gugup, bertemu wajah baru saat itu
Namun perlahan kalian merajut asa dan menjadi sahabat
Tertidur di kelas
Menyontek PR karena cemas
Menyimak ilmu yang bergizi
Meski kadang pusing karena tak selalu mengerti setiap materi
Adakalanya kau bertengkar dengan temanmu
Lalu kembali saling memahami
Kini tiba waktunya kau bersiap
Meninggalkan jejak kenangan
Untuk anakku yang bijaksana...
Tiga tahun sudah kau jalani
Rona sekolah yang berwarna-warni
Hari ini sudah waktunya kau pergi
Meninggalkan jejak-jejak yang berarti
Ingatlah setiap kenangan yang terukir di sudut-sudut sekolah ini
Mari merayakan perpisahan ini, meski
Ada tatap yang tak sanggup merindu
Ada hati yang masih tak ingin pergi
Ada kata yang tak sempat terucap
Ada tangis yang tertahan
Namun, ini perpisahan yang semestinya dirayakan
Dengan senyuman bukan tangis penyesalan
Bersyukurlah kita pernah berjumpa
Bersyukurlah kita pernah belajar bersama
Bersyukurlah atas hal baik yang pernah ada
Jadikan hari ini sebagai penutup bab terakhir
Dalam memo indah masa remaja
Anakku,
Sampai di sini kami antarkan dirimu
Berjalanlah menapak masa depan yang masih panjang
Jalanmu mungkin tak selalu mulus dan lurus
Adakalanya sedikit berliku tapi jangan berputus
Di sini kami mendoakanmu
Di sini orang tuamu menyertaimu
Doa akan kami langitkan satu per satu
Hingga akhirnya bertemu
dan Tuhan memberi restu
Penulis
Karya Lain Dari Diana Esmeralda Rahma
Mungkin Kamu Suka

Ruang Sederhana

Setumpuk Buku

"Sudut Ruang Inspirasi"

Sepasang Mata Bening

Di Ruangan Ini

sekotak krayonku

Kusematkan Elegi untuk Loli

Kusematkan Elegi untuk Loli

KELASKU SEMANGATKU

