Puisi2 dilihat
Tumbuh Bersamamu
Sedang membaca: Tumbuh BersamamuDiperbarui 22 Juni 2026
Kemarin jemari mungil dinginmu menjabat tanganku
Lima hari berkenalan, rona wajahmu kian menghangat
Satu tahun menemanimu, kita saling belajar
Dua tahun mendampingimu, kita bersahabat
Tiga tahun membimbingmu, akhirnya kita berpelukan
Nak, terima kasih telah menyayangiku dengan indah
Badai yang kita lalui kini telah usai
Pelangi telah menyambut bahagiamu
Kini, musim akan berganti, hadapilah
Semesta mendengar derap perjuanganmu
Doaku menjadi bagian dari perisaimu
Tuhan memeluk setiap harapanmu
Nak, terima kasih telah berjuang
Sampai jumpa di kisah selanjutnya
Kisah yang penuh cinta kasih
Ibu sayang padamu, Muridku Jelita
Mungkin Kamu Suka

Ruang Sederhana
Dewi Muawanah1 Menit Baca1 dilihat

Setumpuk Buku
Tia Novita Anggraeni1 Menit Baca7 dilihat

"Sudut Ruang Inspirasi"
Choirul Anam1 Menit Baca15 dilihat

Sepasang Mata Bening
ENDANG SRI MARTINI ARDHAENU1 Menit Baca1 dilihat

Di Ruangan Ini
Anik Nurlatifah1 Menit Baca2 dilihat

sekotak krayonku
Nunik Eka Jayanti1 Menit Baca2 dilihat

Kusematkan Elegi untuk Loli
DYNA PARASTININGSIH,S.S.2 Menit Baca3 dilihat

Kusematkan Elegi untuk Loli
DYNA PARASTININGSIH,S.S.2 Menit Baca1 dilihat

KELASKU SEMANGATKU
Pitaloka Wibawani Puspa1 Menit Baca1 dilihat

Altar Emas dalam Rumah Kedua
Annur Fitriana2 Menit Baca4 dilihat